
Abstrak
Proses casting film melibatkan analisis karakter berdasarkan dimensi karakter, mencakup aspek fisiologis, sosiologis, dan psikologis, untuk mencocokkan aktor dengan persyaratan karakter dari naskah. Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan kecerdasan buatan (AI) untuk mengubah deskripsi teks karakter menjadi visualisasi berdasarkan dimensi yang terdapat dalam naskah. Visualisasi ini membantu menyelaraskan preferensi estetika dan budaya antara penulis naskah dan direktur casting. Hasil visual kemudian dianalisis untuk menentukan aktor yang paling sesuai untuk karakter tersebut. Meskipun memiliki keterbatasan, kecerdasan buatan dapat menawarkan alternatif yang akurat dan efisien dalam visualisasi karakter, sehingga mendukung proses casting yang lebih terarah.
link: https://ebpj.e-iph.co.uk/index.php/EBProceedings/article/view/7668
