MENGINTIP TUHAN

Konsep dalam karya instalasi video ini adalah memvisualisasikan inkulturasi budaya yang terdapat di gereja Ganjuran. Menurut Darwanto, visualisasi merupakan suatu bentuk pengungkapan ide atau gagasan yang telah dituangkan dalam rangkaian kata-kata menjadi bentuk gambar, atau dengan kata lain merubah bahan yang bersifat auditif menjadi bahan yang bersifat visual (1994:112). Visualisasi yang terdapat dalam karya ini adalah pemaknaan dari sudut pandang masyarakat terhadap patung Yesus dalam wajah jawa tersebut. Masyarakat memahami bahwa patung Yesus tersebut malambangkan raja dan penguasa atas tanah jawa. Perlambangan Yesus sebagai raja tersebut akan digambarkan dengan patung Yesus yang ditahtakan kedalam sebuah ruang yang digambarkan sebagai tata surya kita. Hal ini merupakan representasi dari umat di gereja Ganjuran yang meletakan patung atau arca Yesus didalam sebuah candi. Tempat dimana orang dapat berzirah untuk berdoa kepada Tuhan. Menggambarkan bahwa Yesus adalah Tuhan yang berkuasa atas manusia dan seluruh isi bumi.

Media yang akan digunakan dalam karya video instalasi ini adalah menggabungkan patung dengan video. Patung yang digunakan adalah miniatur dari patung Yesus berwajah jawa yang terdapat di Ganjuran, sedangkan video yang digunakan merupakan video animasi tentang alam semesta atau tata surya. Patung tersebut diletakan didepan monitor yang memutar video tata surya sehingga menjadi background atau latar belakang. Patung tersebut menjadi seolah-olah berada di luar angkasa.

Proses pembuatan karya instalasi video seni “mengintip Tuhan”

Untuk memberikan kesan nyata pada konsep ruang angkasa tersebut, maka pada video tersebut digunakan teknik 3 dimensi. Teknik 3D tersebut menggunakan teknik anaglyph image yaitu sebuah citra yang dibentuk dari pengintegrasian dua citra. Berfungsi untuk meningkatkan persepsi kedalaman suatu benda 3 dimensi. Citra yang dihasilkan tidak hanya tampak sebagai benda datar pada layar, namun dapat seolah-olah muncul dari layar. Untuk dapat melihat video ini dibutuhkan sebuah kaca mata khusus 3D. Karena membutuhkan tempat yang gelap, video instalasi ini akan diletakan didalam sebuah kotak dan diberi lubang untuk meletakan kacamata khusus 3D tersebut. Sehingga penonton dapat melihat video instalasi tersebut melalui lubang tersebut.

Tampilan di dalam box yang akan lebih menarik jika mengintip dengan mata kanan dan kiri sehingga bisa merasakan efek video 3 dimensinya karena dalam lubang tersebut ada kaca mata untuk melihat visual 3 dimensi.

VISUALISASI KONFLIK BATIN DALAM KARYA SENI VIDEO “KINAN”

Video seni tari yang ditampilkan oleh Kinanthi Sekar Rahina
Video seni tari yang ditampilkan oleh Kinanthi Sekar Rahina

Tari merupakan desakan perasaan manusia di dalam dirinya yang mendorongnya untuk mencari ungkapan-ungkapan yang berupa gerak-gerak yang ritmis. Desakan perasaan tersebut dapat berupa konflik batik dalam dirinya. Konflik batin juga diartikan sebagai konflik yang disebabkan oleh adanya dua gagasan atau lebih atau keinginan yang saling bertentangan untuk menguasai diri sehingga mempengaruhi tingkah laku. Konflik batin dirasakan oleh diri sendiri, sehingga orang lain tidak dapat mengetahui konflik apa yang sedang dialami. Untuk memperlihatkan sebuah konflik batin dibutuhkan sebuah visualisasi. Visualisasi dapat diartikan perubahan bentuk dari ide atau gagasan menjadi sebuah gambar. Karya seni video “Kinan” menekankan pada visualisasi konflik batin dengan bayang penari sebagai simbol dari pencarian eksistensi diri. 

Ide dari karya ini berasal dari sebuah puisi yang di tulis oleh Kinanti Sekar Rahina. Puisi tersebut menceritakan tentang pergulatan batinnya dalam menemukan jati dirinya sebagai seorang penari. Di bawah ini adalah puisi yang ditulis oleh Kinan, 

Aku seorang penari…

Tubuh adalah media yang slalu aku gunakan untuk mengungkapan moment dalam kehidupanku.

Dari kehidupan yang kujalani.. ku temukan banyak hal, dari mulai perjalanan kehidupan dan kesenian entah itu baik atau buruk.

aku seorang penari mempunyai keinginan dan cita-cita yang berbeda, 

aku bercita-cita ingin menjadi guru ballet dan koreografer jogja.

Tapi, aku punya tradisi warisan kebudayaan yang harus selalu aku kenalkan kepada seluruh dunia lewat tubuhku.

Pergulatan batin untuk menemukan jati diri dan ciri khas tubuhku adalah 

“mampu mengasihi dan memahami diri sendiri”

aku harus belajar mengendalikan seluruh tubuhku.. tidak hanya itu,  jiwa, raga dan batinku harus menjadi satu untuk bisa menciptakan sebuah tarian jiwa yang terisi bukan hanya gerakan semata yang nantinya hadir di setiap gerakan, seluruh raga akan mengikuti jiwa yang akan menuntun tarian ku dengan ihklas.

Dalam tahap eksplorasi dilakukan proses interpretasi naskah puisi kedalam bentuk visual. Ide yang didapatkan dalam proses eksplorasi ini adalah menggunakan bayang sebagai simbol dari pergulatan batin. Untuk dapat melihat karya video seni ini silahkan klik tautan di bawah ini.

FILM DOKUMENTER “SALAM BALUNGAN KERE”

Film dokumenter “Salam Balungan Kere” ini adalah karya terbaru yang saya buat bersama teman-teman KOMSOS GANJURAN yang rilis pada tahun 2019. Dokumenter ini menceritakan tentang perjalanan seorang Helarius Daru di dunia musik sudah dimulai sejak ia duduk di bangku sekolah menegah pertama. Bermodalkan sebuah lagu bergenre hip-hop dangdut, Daru memulai karir musiknya. Hal ini membuat ia merasa semakin mantab untuk mendalami dunia musik. Daru pun melanjutkan pendidikannya di Sekolah Menengah Musik dan  kemudian melanjutkan untuk kuliah di jurusan musik juga. Selama menempuh pendidikannya tersebut, Daru mendapat banyak pengalaman baru yang berpengaruh terhadap bagaimana ia bermusik. Hingga pada suatu titik, Helarius Daru bertransformasi menjadi seorang Ndarboygenk yang dikenal dengan karya-karya musik dangdutnya. Sederetan lagu telah diciptakan oleh Daru dan banyak digemari oleh orang-orang. Balungan kere menjadi salah satu lagu ciptaan Daru yang sangat berpengaruh bagi para pendengarnya. Hingga lagu ini pun menjadi sebuah salam yang sering disampaikan oleh Ndarboygenk ketika bertemu dengan penggemarnya. Bagaimana perjalanan Daru dalam bermusik? Bagaimana lagu balungan kere dapat sangat berpengaruh bagi pendengarnya? Dan apa makna dari salam balungan kere? Untuk saat ini teman-teman dapat menyaksikan film ini di pameran Virtual Dies ISI Yogyakarta ke 36 pada link : https://galerirjkatamsi.isi.ac.id/kreatif-di-tengah-pandemi-fsmr/ Selamat menonton teman-teman, jaga kesehatan selalu dan jangan lupa bahagia.